About

Diary Latrut 18 Januari 2013

Senin, 21 Januari 2013


Assalmualaikum Wr. Wb.
Salam Pramuka!
Apa kabar, kakak-kakak dan adik-adik ku yang saya sayangi? Selamat bertatap muka lagi walau lewat dunia maya dan lewat kata-kata dengan saya dalam tajuk Diary Latrut Ambalan Ganesha Pa./Pi. SMA Negeri 1 Purbalingga. Pada edisi kali ini, Jumat 18 Januari 2013 kita akan mengupas berbagai hal. Ingin tahu? ayo ikuti terus setiap jentik huruf kami.
Mari kita awali dengan berdiri di lapangan basket sejenak. Apa yang terjadi? Suara panggilan pun terdengar keras cetar membahana, hehe. Berlarianlah Tonti menuju lapangan basket dan berbaris denga rapi. Kali ini tidak upacara namun hanya apel karena cuaca yang belum memungkinkan karena gerimis. Namun itu tidak menurunkan kedisiplinan Tonti Ambalan Ganesha Pa./Pi. Selepas upacara, ada check list dan absensi seperti biasa. Apel pun selesai dan pasukan segera dipindah ke base camp guna mengikuti materikulasi selanjutnya.  Kak Tofik pun bergegas masuk dan mengisi materi survival lagi melanjutkan materi yang pernah diajarkan dulu, masih inget ngga? Namun ada beberapa anak yang tiba-tiba diajak keluar ruangan. Mereka adalah anak-anak yang akan menghadap Dewan Adat karena ada suatu masalah. Selain itu ada pula yang baru mengikuti IRC susulan karena dulu mereka sedang mengikuti Perkempinas 2012. Setelah semua tertangani, inilah saat yang ditunggu oleh semua peserta latrut yaitu ISHO. Waktu ini banyak digunakan untuk beribadah atau hanya sekedar istirahat.
Waktu ISHO pun usai dan saatnya kembali ke base camp. Inilah saatnya santai yaitu Gendhu-Gendhu Rasa. Waktu paling pas untuk cuarhkan semua isi hati tentang pramuka dan kesehariannya di ambalan. Ini merupakan momen yang pas untuk bisa membuat Tonti lebih akrab lagi. Semoga adik-adik ini bisa menggunakan waktu yang mereka miliki dengan bijaksana. Setelah semua selesai maka usailah kegiatan pada sore hari ini dan saatnya untuk penutupan. Mari tutup buku hari ini dan bersiaplah untuk menyongsong hari yang lebih baik. Terima kasih dan Salam Pramuka. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Diary Latrut 11 Januari 2013


Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam Pramuka!
Bagaimana kabar kakak-kakak dan adik-adik semua hari ini? Saya harap semua baik-baik saja. Berjumpa lagi dengan saya Tekpram Putra Ambalan Ganesha SMA Negeri 1 Purbalingga dalam Diary Latrut edisi kali ini, Jumat 11 Januari 2013. Apa yang terjadi kali ini? Yuk kita simak bersama-sama.
Eits, ada yang berseri-seri nih di latrut kali ini. Kenapa? Ada yang mau dilantik jadi Penegak Laksana tuh. Pantesan tuh giginya keliatan terus. Hehe. Untuk kali ini, latrut diawalai dengan persiapan atau gladi guna pelaksanaan Upacara Pelantikan Penegak Laksana. Bertempat di aula, semua peserta berkumpul guna besiap melaksanakan upacara ini baik dari kakak-kakak Laksana kelas XII yang bersiap untuk melakntik, calon Laksana kelas XI, Bantara kelas XI, serta tak lupa Tonti kelas X. Untuk kerahasiaan, Tonti sengaja dibariskan membelakangi peserta yang tengah dilatih. Capek juga kayaknya tuh, tapi ngga papa, itu buat sedikit latihan fisik bagi mereka. Setelah lebih kurang 45 menit gladi, upacarapun dimulai. Tujuh belas calon Penegak Laksana sudah bersiap beserta petugas serta pesertanya. Dengan dipimpin Kak Yusuf Guidanto, upacara berjalan lancar. Pioneer dari calon Penegak Laksana ini yaitu Fadil Saeful Isnan atau sebagai penjuru terlantik. Dengan kesungguhan hati, kami serentak ucapkan janji Tri Satya dengan mencium Sang Saka Merah Putih. Dan setelah 30 menit berlalu, upacara pun usai dan akhirnya Laksana periode 2012/2013 telah terlantik.


Sedikit melepas penat selepas berdiri lebih kurang 1 jam. Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan seleksi guna mengkuti Perwira Adventure 2013. Seleksi berlangsung dalam 2 tahap yakni seleksi Lomba Cerdas Tangkas Pramuka atau biasa akrab dengan sebutan LCTP dan Lomba Pidato dengan tema Scout For Character Building. Dengan keseirusan dan antusiasme dari peserta atau Tonti, acara ini bisa terselenggara dengan baik. Acara dilangsungkan dalam 2 ruangan yang berbeda. Untuk LCTP di RB 4 sedangkan Lomba Pidato di RB 1 yang keduanya memiliki kemeriahan sendiri-sendiri. Setelah semua terlaksana dan akhirnya telah terpilih pula 10 kandidat putra dan 10 kandidat putri calon peserta Perwira Adnventure 2013. Semoga pilihan ini tidak salah dan dapat menunjukkan yang terbaik demi kemajuan ambalan, amin.
Dengan rangkaian latrut yang simple ini, diharapkan bisa menjadi ladang untuk sedikit merefesh otak dan tak telalu memikirkan ekskul. Untuk mencairkan suasana, Tonti pun sholat ashar berjamaah agar senenatiasa diberi petunujuk dalam meniti setiap langkah kehidupan. Kegiatan kepramukaan dilaksanakan dengan harapan kita akan semakin terlatih kecakapannya sehingga dapat menjadi orang yang berguna di kehidupan masyarakat. Setelah mata rantai acara telah usai, tiba saatnya sore ini kita sayonara menuju rumah masing-masing untuk istirahat dan menyambut hari yang baru. Terima kasih dan semoga bermanfaat. Salam Pramuka! Wassalamualaikum Wr. Wb.

Diary Latrut 04 Januari 2013


Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam Pramuka!
Apa kabar adik-adik dan kakak-kakak semua ?? Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan ang Maha Kuasa, amin. O iya, sebelum lupa, saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2013. Marilah di tahun yang baru ini kita juga songsong dengan semangat kemajuan dan berharap bahwa di tahun ini kita akan menjadi insan yang lebih baik bagi diri sendiri, orang tua, orang lain, sekolah, bangsa, negara, agama, dan yang pasti Pramuka donk. Lama juga tak berjumpa setelah vacum selama satu bulan yaitu Desember karena di kalender pendidikan SMA Negeri 1 Purbalingga, Desember banyak digunakan untuk kegiatan evaluasi belajar alias ulangan baik harian maupun semesteran dan banyak terisi pula oleh liburan semester I dan tahun bau. Nah lho.
Langsung saja ya kakak-kakak dan adik-adik, mari kita simak Diary Latrut Ambalan Ganesha Pa./Pi. Di awal tahun ini edisi Jumat, 4 Januari 2013. Check it out. Untuk latrut kali ini, si Pleton Inti (Tonti) udah sendirian nih, alias yang Wajib udah selesai masa pelatihannya karena udah satu semester. Ya memang agak sepi soalnya baru di awal. Lanjut, kegiatan kami seperti biasa yaitu dimulai dengan upacara pembukaan latihan dilanjutkan dengan absensi serta check list oleh Kerani dan Pemangku Adat. Yang ‘nakal’ pasti ketahuan, porsi. Heheh. Tapi ngga papa, anggap saja olah raga biar sehat plus displin juga, ok.
Selanjutnya, mari kita boyong adik-adik Tonti ini menuju belakng sekolah, di deket kandang rusa, sssstttt, eh SMA Negeri 1 Purbalingga udah punya hewan peliharaan sendiri lho, yaitu rusa, kebayang ngga? Lama-lama bisa jadi kebun binatang nih, hehe. Hust, kembali ke topik. Setelah semua berkumul di deket kandang rusa alias di parkiran seeda motor, kegiatan selanjutnya pun dimulai. Mereka akan diuji skill nya di bidang pioneering dan LKBB atau PBB.  Ada dua sangga yang perform nih, yang pioneering diawasi oleh Tekpram sedangkan LKBB dikawal oleh Korlap, sedangkan adik Tonti yang lain menyimak dan bersiap untuk dipanggil gilirannya. Banyak juga aksi yang dipertunjukkan oleh Tonti kaya permen banyak rasa aja, ada yang emang bener-bener mahir dan bisa, ada pula yang hanya bingung ikut-ikutan karena mungkin belum belajar sebelumnya. Eh, ada juga lho yang belum bisa tapi tetep mau berusaha, give them applause. Prok prok prok. Itu baru Pramuka.
Setelah penat berjalan tegas patah-patah yang selanjutnya langsung ‘naik’ menara, mari kita menuju mushola untuk menghilangkan lelah, panas, haus, dan dahaga dengan menunaikan ibadah sholat ashar bagi yang menunaikan, bagi yang ngga ya di ruangan aja nunggu temennya. Keakraban Tonti diharapkan dapat terus dilestarikan sampai kapanpun dan bisa membawa dampak yang baik bagi semuanya. Setelah keempat rakaat sholat ashar telah dilalui, Tonti pun masuk ke dalam ruangan seluruhnya tanpa terkecuali guna mendapatkan materikulasi selanjutnya.
Ketika semua Tonti telah memasuki ruangan, tiba-tiba suasana menjadi gelap gulita, haha didramatisasi banget. Ada sesuatu dari Lit-Ev buat adik-adik Tonti, evaluasi mengenai event sebelumnya yaitu Investiture of Rover Candidat (IRC). Lumayan banyak kesalahan yang dilakukan oleh Tonti sehingga mau tidak mau kena inspeksi. Namun semua ini kami niatkan guna mendidikan agar mental seorang Pramuka menjadi kuat. Semoga kalian memahaminya. Setelah semua berakhir, alangkah leganya hati mereka dan tiba saatnya untuk berkemas dan pulang membawa segudang bekal untuk dimanfaatkan dikemudian hari demi kemuliaan dirinya, orang tua, bangsa, agama, dan Pramuka. Bravo Ambalan Ganesha.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

TEKNIK PETA KOMPAS

Minggu, 16 Desember 2012



Sebelum masuk pada teknik peta kompas yang perlu duketahui adalah Azimuth dan Back azimuth. Azimuth adalah sudut antara sasaran terhadap kutub magnetik bumi (sudut kompas) sedangkan Back Azimuth adalh kebalikan dari Azimuth. Cara praktisnya sebagai berikut :
Jika Azimuth < 180° maka Back Azimuthnya = Azimuth + 180°
Jika Azimuth >180° maka Back Azimuthnya = Azimuth - 180°

Orientasi Peta

KOMPAS



Kompas adalah alat bantu untuk menentukan arah mata angin. Bagian-bagian kompas yang penting antara lain :
1. Dial, yaitu permukaan di mana tertera angka dan huruf seperti pada permukaan jam.
2. Visir, yaitu pembidik sasaran
3. Kaca Pembesar, untuk pembacaan pada angka
4. Jarum penunjuk
5. Tutup dial dengan dua garis bersudut 45
6. Alat penggantung, dapat juga digunakan sebagai penyangkut ibu jari untuk menopang kompas pada saat membidik.
Angka-angka yang ada di kompas dan istilahnya
North = Utara = 0
North East = Timur Laut = 45
East = Timur = 90
South East = Tenggara = 135
South = Selatan = 180
South West = Barat Daya = 225
West = Barat = 270North West = Barat Laut = 325
Cara Menggunakan Kompas
1. Letakkan kompas anda di atas permukaan yang datar. setelah jarum kompas tidak bergerak lagi, maka jarum tersebut menunjuk ke arah utara magnet.
2. Bidik sasaran melalui visir dengan kaca pembesar. Miringkan sedikit letak kaca pembesar, kira-kira 50 di mana berfungsi untuk membidik ke arah visir dan mengintai angka pada dial.
3. Apabila visir diragukan karena kurang jelas dilihat dari kaca pembesar, luruskan saja garis yang terdapat pada tutup dial ke arah visir, searah dengan sasaran bidik agar mudah dilihat melalui kaca pembesar

PETA



Peta adalah gambaran sebagian atau keseluruhan permukaan bumi yang diproyeksikan ke dalam bidang datar dengan metode dan perbandingan tertentu.
Di Indonesia, peta yang lazim digunakan adalah peta keluaran Direktorat Geologi Bandung, lalu peta dari Jawatan Topologi, yang sering disebut sebagai peta AMS (American Map Service) dibuat oleh Amerika dan rata-rata dikeluarkan pada tahun 1960. Peta AMS biasanya berskala 1 : 50.000 dengan interval kontur (jarak antar kontur) 25 m. Selain itu ada peta keluaran Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional) yang lebih baru, dengan skala 1 : 50.000 atau 1 : 25.000 (dengan interval kontur 12,5 m). Peta keluaran Bakosurtanal biasanya berwarna.
Peta berdasarkan isinya dibagi menjadi :

PRAMUKA GARUDA



Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega). Seorang peserta didik yang telah mencapai tingkatan terakhir dalam golongannya, dan telah memenuhi persyaratan SKK Garuda, berhak mengajukan permohonan kepada Kwartir melalui pembina gudepnya untuk dapat mengikuti uji kelayakan untuk dapat naik ke tingkatan Garuda. Setelah mengajukan permohonan, Kwartir akan mengevaluasi peserta didik itu tentang kelayakan, baik dalam segi mental, ataupun sisi kelayakan persyaratan. Setelah dinilai cakap dan memenuhi persyaratan, calon Pramuka Garuda akan diinterview oleh tim penguji yang terdiri dari tokoh kwartir, gugus depan, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat.
Setelah lulus tes interview dan tes kecakapan, seorang peserta didik akan dilantik menjadi Pramuka Garuda. Pelantikan biasanya diselenggarakan bertepatan dengan hari yang bermakna khusus, baik bagi peserta didik tersebut ataupun bagi Gerakan Pramuka, semisal: hari ulang tahun atau Hari Pramuka. Pelantikan umumnya dihadiri oleh Tim Penguji, orang tua dan tokoh Pramuka.

Syarat Pramuka Garuda

PENEGAK DALAM PRAMUKA




Penegak Bantara
Penegak Bantara adalah Penegak yang telah memenuhi SKU bagian Penegak Bantara dan mentaati adat istiadat Ambalan. Perpindahan dari Calon Penegak menjadi Penegak Bantara dilaksanakan dengan upacara pelantikan yang bersangkutan degan mengucapkan janji Tri Satya dengan sukarela dan memakai tanda tingkatan untuk Penegak Bantara.
Selama menjadi Penegak Bantara diberi kesempatan latihan untuk membaktikan diri kepada masyarakat dan membentuk kepribadian yang kuat.
Penegak Laksana
Penegak Laksana adalah Penegak Bantara yang telah memenuhi SKU bagi Penegak Laksana dan mentaati adat Ambalan. Perpindahan dari Penegak Bantara menjadi Penegak Laksana dilaksanakan dengan upacara Kenaikan Tingkat dengan mengucapkan janji Tri Satya denga sukarela dan erhak memakai tanda tingkat Penegak Laksana.

T ANDA SANGGA PENEGAK


Tanda sangga berbentuk bujur sangkar, dengan panjang tiap sisinya 4 cm. bergambar sesuai dengan pilihan anggota sangga yang bersangkutan. Tanda sangga dapat mengambil :
1) nama tahap perjuangan bangsa Indonesia, seperti Perintis, Pencoba, Penegas, Pendobrak dan Pelaksana, dengan gambar dan warna seperti contoh terlampir.
2) angka romawi sebagai nomor sangga, berwarna hitam diatas dasar berwarna kuning.
3) gambar siluet bunga berwarna hitam di atas dasar berwarna kuning (khusus untuk sangga puteri).
4) gambar lain yang diciptakan sendiri oleh sangga yang bersangkutan.

MATERI PRAMUKA PENEGAK DAN PANDEGA



Raimuna
adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna Cabang, Raimuna Daerah, Raimuna Nasional.
Gladian Pimpinan Satuan
adalah kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama, Pemimpin Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga dan pengurus Dewan Ambalan/Racana, yang bertujuan memberikan pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsat diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir daerah dan Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinsat bila dipandang perlu.
Perkemahan
adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang diselenggarakan secara reguler untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode, seperti Perkemahan Saptu Minggu (Persami), Perkemahan Jum’at Saptu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan sejenisnya.
Perkemahan Wirakarya (PW)

KODE KEHORMATAN



1.     Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut Satya dan Ketentuan Moral yang disebut Darma merupakan satu unsur dari Metode Kepramukaan dan alat pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan.
2.    Kode Kehormatan Pramuka dalam bentuk Janji yang disebut Satya adalah:

TANDA PENGENAL PRAMUKA



Macam-macam Tanda Pengenal

Tanda Umum
Dipakai secara umum oleh semua anggota Gerakan Pramuka yang sudah dilantik, baik putra maupun putri.

Macamnya : Tanda tutup kepala, setangan / pita leher, tanda pelantikan, tanda harian, tanda WOSM.
Tanda Satuan
Menunjukkan Satuan / Kwartir tertentu, tempat seorang anggota Gerakan Pramuka bergabung.
Macamnya : Tanda barung / regu / sangga, gugusdepan, kwartir, Mabi, krida, saka, Lencana daerah, satuan dan lain-lain.
Tanda Jabatan
Menunjukkan jabatan dan tanggungjawab seorang anggota Gerakan Pramuka dalam lingkungan organisasi Gerakan Pramuka.
.Macamnya : Tanda pemimpin / wakil pemimpin barung / regu / sangga, sulung,pratama, pradana, pemimpin / wakil krida / saka, Dewan Kerja, Pembina, Pembantu Pembina, Pelatih, Andalan, Pembimbing, Pamong Saka, Dewan Saka dan lain-lain.
.Tanda Kecakapan
Menunjukkan kecakapan, ketrampilan, ketangkasan, kemampuan, sikap, tingkat usaha seorang Pramuka dalam bidang tertentu, sesuai golongan usianya.
Macamnya : Tanda kecakapan umum / khusus, pramuka garuda dan tanda keahlian lain bagi orang dewasa.
Tanda Kehormatan
Menunjukkan jasa atau penghargaan yang diberikan kepada seseorang atas jasa, darma baktinya dan lain-lain yang cukup bermutu dan bermanfaat bagi Gerakan Pramuka, kepramukaan, masyarakat, bangsa, negara dan umat manusia.
.Macamnya :
Peserta didik : Tiska, tigor, bintang tahunan, bintang wiratama, bintang teladan.
Orang dewasa : Pancawarsa, Darma Bakti, Wiratama, Melati, Tunas

SALAM PRAMUKA



Salam untuk melahirkan disiplin, tata tertib yang mewujudkan suatu ikatan jiwa yang kuat ke dalam maupun ke luar, yang hanya dapat dicapai dengan adanya saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan secara tertib, sempurna dan penuh keikhlasan. Dalam menyampaikan salam, baik yang memakai topi atau tidak, adalah sama yaitu dengan cara melakukan gerakan penghormatan.

Salam Pramuka digolongkan menjadi 3 macam :

DASA DARMA



Arti dari Dasa Darma

1. Darma pertama: Takwa kepada Tuhan Yang Maha esa

Pengertian Takwa
Pada hakekatnya takwa adalah usaha dan kegiatan seseorang yang sangat utama dalam perkembangan hidupnya. Bagi bangsa Indonesia yang berketuhanan Yang Mahaesa, yang menjadi tujuan hidupnya adalah keselamatan, perdamaian, persatuan dan kesatuan baik didunia maupun dikhirat, Tujuan hidup ini hanya dapat dicapai semata-mata dengan takwa kepada Tuhan Ynag Maha esa, yaitu:
1.    Bertahan terhadap godaan-godaan hidup, berkubu dan berperisal untuk memelihara diri dari dorongan hawa nafsu.
2.    Taat melaksanakan ajaran-ajaran Tuhan, mengerjakan yang baik dan berguna serta menjauhi segala yang buruk dan yang tidak berguna bagi dirinya maupun bagi masyarakat serta seluruh umat manusia.
3.    Mengembalikan, menyerahkan kepada Tuhan segala darma bakti dan amal usahanya untuk mendapatkan penilaian; sebagaimana Tuhan menghendaki sikap ini merupakan sikap seseorang kepada pribadi lain yang dianggap mengatasi dirinya, bahkan mengatasi segala-galanya, sehingga seseorang menyatakan hormat dan baktinya, serta memuji, meluhurkan dan lain-lain terhadap pribadi lain yang dianggap Mahaagung itu,
Tuhan

SEJARAH BENDERA MERAH PUTIH



Penggunaan dan arti warna Merah Putih di bumi Indonesia Dalam sejarah Indonesia terbukti, bahwa Bendera Merah Putih dikibarkan pada tahun 1292 oleh tentara Jayakatwang ketika berperang melawan kekuasaan Kertanegara dari Singosari (1222-1292). Sejarah itu disebut dalam tulisan bahwa Jawa kuno yang memakai tahun 1216 Caka (1254 Masehi), menceritakan tentang perang antara Jayakatwang melawan R. Wijaya.
Prapanca di dalam buku karangannya Negara Kertagama mencerirakan tentang digunakannya
warna Merah Putih dalam upacara hari kebesaran raja pada waktu pemerintahan Hayam Wuruk yang bertahta di kerajaan Majapahit tahun 1350-1389 M.
Menurut Prapanca, gambar-gambar yang dilukiskan pada kereta-kereta raja-raja yang menghadiri hari kebesaran itu bermacam-macam antara lain kereta raja puteri Lasem dihiasi dengan gambar buah meja yang berwarna merah. Atas dasar uraian itu, bahwa dalam kerajaan Majapahit warna merah dan putih merupakan warna yang dimuliakan.

PIONERING




Bidang Tali Temali
Dalam tali temali kita sering mencampuradukkan antara tali, simpul dan ikatan. Hal ini sebenarnya berbeda sama sekali. Tali adalah bendanya. Simpul adalah hubungan antara tali dengan tali. Ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lainnya, misal kayu, balok, bambu dan sebagainya.
Macam simpul dan kegunaannya

 
Pramuka SMA Negeri 1 Purbalingga © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions